Langsung ke konten utama

"PENDEKATAN FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN"


Nama    : IIN ANANDA
NIM       : 1614040007

 Image result for kaligrafi bismilah
Assalamu alaikum Wr.Wb
                Filsafat pendidikan, sesuai dengan peranannya, merupakan landasan filosofis yang menjiwai seluruh kebijakan dan  pelaksanaan pendidikan. Dengan problematika hidup dan  kehidupan manusia dan mampu menjadi perekat kembali antara berbagai macam displin ilmu yang berkembang saat ini. Bagaimana tidak? Persoalan-persoalan pada filosofi pendidikan yang terjadi di negara kita ini sangat memprihatinkan seperti; korupsi dan a spek moralitas dalam  hal ini moral negara kita ini sungguh sangat memprihatinkan. Manusia memiliki kemampuan untuk membedakan yang baik dan  tidak baik, dan pada dasarnya ia berpotensi untuk berperilaku baik atas dasar kebebasan dan tanggung jawabnya              (aspek moralitas).
            Pendidikan  hakikatnya bersifat normatif, artinya dilaksanakan berdasarkan sistem nilai dan norma tertentu  serta diarahkan untuk mewujudkan manusia ideal, yaitu  manusia yang diharapkan sesuai dengan sistem nilai dan norma tertentu yang bersumber dari agama maupun budaya yang diakui. Pendidikan bersifat normatif dan manusia memiliki dimensi moralitas karena itu aspek moralitas memungkinkan  manusia untuk dapat didik. Pendidikan adalah proses mengubah sikap dan perilaku seseorang atau  kelompok orang dalam usaha mendewasakan  manusia melalui pengajaran dan pelatihan. Jadi dalam  hal ini pendidikan adalah proses atau perbuatan mendidik. Pendidikan adalah usaha sadar dimana “memanusiakan manusia menjadi manusia yang benar sesuai dengan norma yang menjadi landasannya.  Bagaimana filsafat mendekati pendidikan? Nah,perlu kita ketahui bahwa kepastian  itu dimulai dengan ragu-ragu,pengetahuan itu dimulai dengan rasa ingin tahu sedangkan filsafat dimulai dengan kedua-duanya. Orang yang berfilsafat itu didorong untuk mengetahui apa yang tidak tahu dan apa yang belum ia tahu. Berfilsafat berarti berendah hati. Filsafat tidak berbicara realita melainkan nyata,sesungguhnya filsafat itu menggiring seseorang untuk bijak.
            Dengan demikian, hubungan filsafat dan filsafat pendidikan menjadi begitu penting. Karena masalah pendidikan merupakan masalah hidup dan kehidupan manusia. Proses pendidikan berada dan berkembang bersama proses perkembangan hidup dan kehidupan manusia.
Aliran filsafat Pendidikan Modern dilihat dari perspektif,Ontologi,Epistemologi, dan Aksiologi.

  •  Ontologi berarti ilmu hakikat yang menyelidiki alam nyata dan bagaimana keadaan yang sebenarnya, apakah hakikat di balik alam nyata ini. Ontologi menyelidiki hakikat dari segala sesuatu dari alam nyata yang sangat terbatas bagi pancaindra kita.
  •  Epistemologi adalah pengetahuan yang berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti apakah pengetahuan, cara manusia memperoleh dan menangkap pengetahuan dan jenis-jenis pengetahuan.
  •  Aksiologi menyangkut nilai-nilai yang berupa pertanyaan apakah baik atau bagus itu. dalam definisi lain, aksiologi merupakan suatu pendidikan yang menguji dan mengintegrasikan semua nilai tersebut dalam kehidupan manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU

Nama   : Nurhanisma Baharuddin NIM     : 1614040003 Kelas    : pendidikan biologi A MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU             Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Manusia disebut juga insan. Dalam bahasa arab, berasal dari kata nasiyayang berarti lupa dan jika di lihat dari kata dasar dari al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaann yang baru di sekitarnya. Hal yang paling membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah akal. Seperti ya...

Catatan kuliah 4 (Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan)

Isra Shafira Amyani NIM : 1614041005 Pend. Biologi A Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan Pengertian Esensialisme               Secara etimologi esensialisme berasal dari bahasa Inggris yakni   essential   (inti atau pokok dari sesuatu), dan   isme   berarti aliran, mazhab atau paham .   Menurut Brameld bahwa esensialisme ialah aliran yang lahir dari perkawinan dua aliran dalam filsafat yakni idealism dan realism.   Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia Kata esensialisme terdiri dari dua kata yaitu   esensi   berarti hakiakat, inti, dasar. Dan ditambahkan menjadi   esensial   yang berarti sangat perlu, sangat berpengaruh. Esensialisme didasari atas pandangan humanisme yang merupakan reaksi terhadap hidup yang mengarah pada keduniawian, serba ilmiah dan materialistik. Selain itu juga diwarnai  oleh pandangan-pandangan dari paham penganut aliran idealisme ...

Resume: Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social

Nama : Suhardi Aldi Nim     : 1614042011 Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social 1.     Pendidikan kegiatan khas manusia. 2.     Anak didik (manusia) komponen sentral dalam sistem pendidikan. 3.     Konsep pandangan guru tentang hakikat anak, menentukan strategi praktek pendidikannya. 4.     Pandangan yang benar dan jelas tentang hakekat anak akan terhindar dari akses dampak negative      perkembangan iptek yang pesat. Manusia bisa di didik dan manusia Animal (educandum) yang butuh pendidikan (Animal Educable). Berbeda dengan hewan, yang hanya bisa dilatih namun tidak bisa di didik. Oleh karena itu manusia harus memerlukan pendidikan untuk menjadi manusia, inilah esensi untuk memanusiakan manusia. A. Lapisan perilaku makhluk :   An organis (tunduk pada hukum alam) dan organis, dikuasai oleh hukum alam dan hukum sebab   akibat. Tidak ada yang mampu mengalahk...