Langsung ke konten utama

Filsafat Pendidikan (Hakekat Manusia)

Nama  : Iin Ananda
NIM   : 1614040007
Kelas  : Pendidikan Biologi A


Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki derajat paling tinggi diantara ciptaannya yang lain. Hal paling penting dalam membedakan  manusia dengan makhluk lain yaitu manusia dilengkapi dengan akal,pikiran,perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya didunia. Manusia diberi akal dan hati, sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan ALLAH. Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. ALLAH menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya. Manusia tetap bermartabat mulia kalau mereka sebagai khalifah yang tetap hidup dengan ajaran ALLAH. Oleh karena ilmunya manusia dilebihkan dari makhluk lainnya. Berdasarkan yang saya simak,bapak telah menjelaskan materi tentang hakekat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk sosial, mengapa perlu memahami hakekat manusia? Jawabannya karena manusia yang butuh pendidikan dan manusia butuh dididik,pendidikan adalah kegiatan khas manusia. Jadi karena manusia diciptakan oleh ALLAH dengan berbekal akal dan pikiran maka manusia membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan kehidupannya demi memuaskan rasa keingintahuannya.
  •      Manusia itu sebagai makhluk individu, artinya Sebagai individu, manusia adalah kesatuan yang tak dapat dibagi antara aspek badani dan rohaninya. Setiap manusia mempunyai perbedaan sehingga bersifat unik
  •     Manusia sebagai makhluk sosial, artinya manusia sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri.

  • Manusia sebagai makhluk susila, artinya Manusia susila adalah sebagai manusia yang memiliki nilai-nilai,  menghayati, dan melaksanakan nilai-nilai tersebut dalam perbuatan.
  •          Manusia sebagai makhluk beragama, artinya makhluk yang mengakui Ketuhanan. Nilai-nilai agama adalah pedoman dari Tuhan yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.

Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak dapat berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial. Setelah kelahirannya, manusia tidak dengan sendirinya mampu jadi manusia. Untuk menjadi manusia, ia perlu dididik dan mendidik diri.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU

Nama   : Nurhanisma Baharuddin NIM     : 1614040003 Kelas    : pendidikan biologi A MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU             Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Manusia disebut juga insan. Dalam bahasa arab, berasal dari kata nasiyayang berarti lupa dan jika di lihat dari kata dasar dari al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaann yang baru di sekitarnya. Hal yang paling membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah akal. Seperti ya...

Catatan kuliah 4 (Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan)

Isra Shafira Amyani NIM : 1614041005 Pend. Biologi A Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan Pengertian Esensialisme               Secara etimologi esensialisme berasal dari bahasa Inggris yakni   essential   (inti atau pokok dari sesuatu), dan   isme   berarti aliran, mazhab atau paham .   Menurut Brameld bahwa esensialisme ialah aliran yang lahir dari perkawinan dua aliran dalam filsafat yakni idealism dan realism.   Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia Kata esensialisme terdiri dari dua kata yaitu   esensi   berarti hakiakat, inti, dasar. Dan ditambahkan menjadi   esensial   yang berarti sangat perlu, sangat berpengaruh. Esensialisme didasari atas pandangan humanisme yang merupakan reaksi terhadap hidup yang mengarah pada keduniawian, serba ilmiah dan materialistik. Selain itu juga diwarnai  oleh pandangan-pandangan dari paham penganut aliran idealisme ...

Resume: Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social

Nama : Suhardi Aldi Nim     : 1614042011 Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social 1.     Pendidikan kegiatan khas manusia. 2.     Anak didik (manusia) komponen sentral dalam sistem pendidikan. 3.     Konsep pandangan guru tentang hakikat anak, menentukan strategi praktek pendidikannya. 4.     Pandangan yang benar dan jelas tentang hakekat anak akan terhindar dari akses dampak negative      perkembangan iptek yang pesat. Manusia bisa di didik dan manusia Animal (educandum) yang butuh pendidikan (Animal Educable). Berbeda dengan hewan, yang hanya bisa dilatih namun tidak bisa di didik. Oleh karena itu manusia harus memerlukan pendidikan untuk menjadi manusia, inilah esensi untuk memanusiakan manusia. A. Lapisan perilaku makhluk :   An organis (tunduk pada hukum alam) dan organis, dikuasai oleh hukum alam dan hukum sebab   akibat. Tidak ada yang mampu mengalahk...