Langsung ke konten utama

HAKEKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH DAN MAKHLUK SOSIAL

(Resume Mata Kuliah Filsafat Pendidikan, 1 Maret 2017)
 HAKEKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH DAN MAKHLUK SOSIAL

Nama  : Reni Anjarwati
NIM    : 161404205
Kelas   : Pendidikan Biologi A
*     Pentingnya dalam memahami hakekat manusia, diantaranya :
1.      Pendidikan khas manusia.
2.      Anak didik (manusia) merupakan komponen sentral dalam sistem pendidikan.
3.      Konsep/pandangan guru tentang hakekat anak menentukan strategi praktek pendidikannya.
“ Manusia adalah hewan yang membutuhkan pendidikan dan dapat di didik”
*     Lapisan perilaku manusia meliputi :
1.      Lapisan perilaku an organis
2.      Lapisan vegetatif/perilaku nabati
3.      Lapisan animal/perilaku hewani
4.      Lapisan perilaku human (khas manusia)
5.      Lapisan perilaku mutlak (absolut), dimaksudkan dengan menghayati nilai-nilai religius.
*     Sebagai hakekatnya manusia mempunyai perbedaan dengan makhluk lainnya, salah satunya dengan hewan. Yaitu :
Hewan
Manusia
a.       Memiliki kemampuan siap pakai ketika terlahir.
b.      Makhluk biologis
c.       Punya instink
d.      Tidak mengenal etika, estetika dan agama
e.       Bertindak menurut instink
a.       Ketika dilahirkan sangat tidak berdaya.
b.      Makhluk biologis, individu dan sosial
c.       Potensi yang berkembang
d.      Mempunyai etika
e.       Bertanggung jawab
*     Wujud sifat Hakekat Manusia, ialah :
1.      Kemampuan menyadari diri, manusia sadar akan hakekatnya sebagai manusia.
2.      Kemampuan bereksistensi, kemampuan ini menunjukkan bahwa pada setiap manusia selalu ingin menunjukkan jati dirinya.
3.      Memiliki kata hati (renungan dalam hati).
4.      Memiliki moral, ketika seseorang melakukan tindakan amoral maka ia tak menghadirkan dirinya.
5.      Kemampuan bertanggung jawab dalam setiap perilakunya.
6.      Memiliki rasa kebebasan, kebebasan yang dimiliki manusia tidak dapat di ganggu gugat. Namun, perlu diingat bahwa setiap manusia memiliki batas kebebasan yaitu saat telah memasuki area kebebasan orang lain.
7.      Melaksanakan kewajiban dan menyadari hak.
8.      Kemampuan menghayati kebahagian.
*     Pandangan-pandang dalam Hakekat Manusia, yaitu :
1.      Pandangan Psikoanalitik, memiliki artian analitik kejiwaan.
2.      Pandangan Humanistik.
3.      Pandangan Behavioristik, pandangan terhadap hakekat manusia dalam hal perilaku atau perbuatan.
4.      Pandangan Neoanalitik.
*     Dalam kepribadian diri manusia terdapat suatu struktur sebagai penyusunnya,yaitu :
1.      Id, lebih berarah kepada kepribadian manusia dalam memnuhi kebutuhannya dan merupakan suatu struktur yang telah ada sejak lahir.
2.      Ego, menjembatani keinginan Id dan realistis. Ego lebih kepada pemenuhan keinginan.
3.      Super ego, berperan dalam hal mengawasi dan mengontrol kepribadian.   
*     Nama lain dari manusia, diantaranya :
1.      Homo sapiens
2.      Animal nationale
3.      Homo luden ( yang membutuhkan hiburan)
4.      Homo faber
5.      Animal Sosial (makhluk sosial)
6.      Animal simbolicum
7.      Animal educandum
8.      Animal educacile


Komentar : mempelajari hakekat manusia tentulah membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk memahaminya, dengan mempelajari materi ini akan lebih menyadarkan kita bagaimana sebenarnya hakekatnya kita sebagai manusia. Agar kita dapat melakukan bagaimana yang seharusnya dilakukan.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU

Nama   : Nurhanisma Baharuddin NIM     : 1614040003 Kelas    : pendidikan biologi A MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU             Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Manusia disebut juga insan. Dalam bahasa arab, berasal dari kata nasiyayang berarti lupa dan jika di lihat dari kata dasar dari al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaann yang baru di sekitarnya. Hal yang paling membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah akal. Seperti ya...

Catatan kuliah 4 (Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan)

Isra Shafira Amyani NIM : 1614041005 Pend. Biologi A Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan Pengertian Esensialisme               Secara etimologi esensialisme berasal dari bahasa Inggris yakni   essential   (inti atau pokok dari sesuatu), dan   isme   berarti aliran, mazhab atau paham .   Menurut Brameld bahwa esensialisme ialah aliran yang lahir dari perkawinan dua aliran dalam filsafat yakni idealism dan realism.   Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia Kata esensialisme terdiri dari dua kata yaitu   esensi   berarti hakiakat, inti, dasar. Dan ditambahkan menjadi   esensial   yang berarti sangat perlu, sangat berpengaruh. Esensialisme didasari atas pandangan humanisme yang merupakan reaksi terhadap hidup yang mengarah pada keduniawian, serba ilmiah dan materialistik. Selain itu juga diwarnai  oleh pandangan-pandangan dari paham penganut aliran idealisme ...

Resume: Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social

Nama : Suhardi Aldi Nim     : 1614042011 Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social 1.     Pendidikan kegiatan khas manusia. 2.     Anak didik (manusia) komponen sentral dalam sistem pendidikan. 3.     Konsep pandangan guru tentang hakikat anak, menentukan strategi praktek pendidikannya. 4.     Pandangan yang benar dan jelas tentang hakekat anak akan terhindar dari akses dampak negative      perkembangan iptek yang pesat. Manusia bisa di didik dan manusia Animal (educandum) yang butuh pendidikan (Animal Educable). Berbeda dengan hewan, yang hanya bisa dilatih namun tidak bisa di didik. Oleh karena itu manusia harus memerlukan pendidikan untuk menjadi manusia, inilah esensi untuk memanusiakan manusia. A. Lapisan perilaku makhluk :   An organis (tunduk pada hukum alam) dan organis, dikuasai oleh hukum alam dan hukum sebab   akibat. Tidak ada yang mampu mengalahk...