Langsung ke konten utama

PENDEKATAN FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN



Nama :Muh. reza Apriady
NIM   :1614040017
Kelas  :Pendidikn biologi A

Persoalan-persoalan pendidikan yang berkaitan dengan kehidupan-kehidupan sehari hari.
 Pendidikan di Indonesia bukan pembangunan, tetapi perbaikan moral bangsa. Pendidikan di indonesia cenderung terhambat akibat dari kurangnya moral yang dimiliki para peserta didik yang nantinya akan jadi penerus bangsa., sehingga masalah-masalah yang timbul di masa depan seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme, tak terhindarkan dari kehidupan bangsa.
            Moralitas bangsa sungguh memprihatinkan, misalnya saja dalam persoalan moral agama, yang melarang untuk laki-laki dan perempuan untuk jalan bersama apalagi bukan muhrim. Hal ini menjadi kebiasaan dan bahkan menjadi sebuah trend yang dikenal dengan pacaran. Banyak yang bertanya mengenai apa hubungannya jika kita sering pasaran nantinya akan berimbas kepada perilaku KKN? Hubungannya adalah jika moral agama saja sudah mulai rusak maka moral yang lain juga akan ikut menjadi rusak, sehingga akan menggiring suatu individu menuju perilaku menyimpang seperti KKN.
            Pertanyaannya adalah kapankah sistem pendidikan Indonesia sempurna dam penerapannya?  Dalam melakukan ataupun menerapkan pendidikan haruslah berlandaskan agama, karena kebenaran dalam agama itu mutlak dan tidak dap dibelokkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU

Nama   : Nurhanisma Baharuddin NIM     : 1614040003 Kelas    : pendidikan biologi A MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU             Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Manusia disebut juga insan. Dalam bahasa arab, berasal dari kata nasiyayang berarti lupa dan jika di lihat dari kata dasar dari al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaann yang baru di sekitarnya. Hal yang paling membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah akal. Seperti ya...

Catatan kuliah 4 (Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan)

Isra Shafira Amyani NIM : 1614041005 Pend. Biologi A Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan Pengertian Esensialisme               Secara etimologi esensialisme berasal dari bahasa Inggris yakni   essential   (inti atau pokok dari sesuatu), dan   isme   berarti aliran, mazhab atau paham .   Menurut Brameld bahwa esensialisme ialah aliran yang lahir dari perkawinan dua aliran dalam filsafat yakni idealism dan realism.   Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia Kata esensialisme terdiri dari dua kata yaitu   esensi   berarti hakiakat, inti, dasar. Dan ditambahkan menjadi   esensial   yang berarti sangat perlu, sangat berpengaruh. Esensialisme didasari atas pandangan humanisme yang merupakan reaksi terhadap hidup yang mengarah pada keduniawian, serba ilmiah dan materialistik. Selain itu juga diwarnai  oleh pandangan-pandangan dari paham penganut aliran idealisme ...

Resume: Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social

Nama : Suhardi Aldi Nim     : 1614042011 Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social 1.     Pendidikan kegiatan khas manusia. 2.     Anak didik (manusia) komponen sentral dalam sistem pendidikan. 3.     Konsep pandangan guru tentang hakikat anak, menentukan strategi praktek pendidikannya. 4.     Pandangan yang benar dan jelas tentang hakekat anak akan terhindar dari akses dampak negative      perkembangan iptek yang pesat. Manusia bisa di didik dan manusia Animal (educandum) yang butuh pendidikan (Animal Educable). Berbeda dengan hewan, yang hanya bisa dilatih namun tidak bisa di didik. Oleh karena itu manusia harus memerlukan pendidikan untuk menjadi manusia, inilah esensi untuk memanusiakan manusia. A. Lapisan perilaku makhluk :   An organis (tunduk pada hukum alam) dan organis, dikuasai oleh hukum alam dan hukum sebab   akibat. Tidak ada yang mampu mengalahk...