Langsung ke konten utama

Filsafat Pendidikan (Hakekat Manusia Sebagai Makhluk Alamiah dan Makhluk Sosial)

Nama: Asnur Fadillah
Nim: 1614042003

HAKEKAT MANUSIA
Manusia Sebagai makhluk alamiah dan mahkluk social
Mengapa Perlu Memahami Hakekat Manusia?
1. Pendidikan kegiatan khas manusia
2. Anak didik komponen sentral dalam system pendidikan
3. Pandangan guru tentang hakekat anak menentukan strategi praktek pendidikannya
4. Pandangan yang benar & jelas tentang hakekat anak
LapisanPerilakuMakhluk
  1. Lapisan perilaku an-organis dan organis dikuasai oleh hokum alam dan hukum sebab akibat
  2. Lapisan perilaku animal/hewan

Manusia
  1. Ketika baru dilahirkan tidak berdaya sama sekali kecuali insting naluri yang ia miliki
  2. Sebagai makhluk biologis, individualis, dan social
  3. Potensi yang berkembang
WujudSifatHakekatManusia
  1. Kemampuan mnyadari diri
  2. Kemampuan bereksistensi (manusia selalu ingin menunjukkan jati dirinya)
  3. Memiliki kata hati
  4. Memiliki moral
  5. Memiliki rasa kebebasan
Semua manusia memiliki hak untuk bebas, persoalannya adalah sampai dimana batas-batas hak kebebasan itu? Ya, batas kebebasan adalah kebebasan orang lain. Hal yang perlu kita sadari bahawa orang lain juga memiliki hak untuk bebas, maka dari itu jangan sampai kita keluar dari “jalur” bebas kita sampai mengusik kebebasan orang lain.
  1. Melaksanakan kewajiban dan menyadari hak
  2. Kemampuan menghayati kebahagiaan

Pandangan tentang hakekat Manusia
  1. PandanganPsikonalitik
  2. PandanganHumanitik
  3. Pandangan Behavioristik

Ada kata yang indah dari Bapak Ismail sewaktu saya mengikuti mata kuliah Filsafat Pendidikan yaitu, “Manusia hanya ada dalam batas proses menjadi. Jika kita membuat parameter titik kesempurnaan pada radius 100 Km maka kita hanya bisa berjalan mendekati titik kesempurnaan itu atau kita hanya berjalan di sekitar 0-99 km . Dan perlu kita ingat kita tidak akan pernah sampai pada titik kesempurnaan itu. Karna titik kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan kita sebagai manusia tidak akan bisa menyamai-Nya atau dengan kata lain No body’s  perfect”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU

Nama   : Nurhanisma Baharuddin NIM     : 1614040003 Kelas    : pendidikan biologi A MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK ALAMIAH, SOSIAL DAN INDIVIDU             Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Manusia disebut juga insan. Dalam bahasa arab, berasal dari kata nasiyayang berarti lupa dan jika di lihat dari kata dasar dari al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaann yang baru di sekitarnya. Hal yang paling membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah akal. Seperti ya...

Catatan kuliah 4 (Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan)

Isra Shafira Amyani NIM : 1614041005 Pend. Biologi A Aliran Esensialisme Dalam Pendidikan Pengertian Esensialisme               Secara etimologi esensialisme berasal dari bahasa Inggris yakni   essential   (inti atau pokok dari sesuatu), dan   isme   berarti aliran, mazhab atau paham .   Menurut Brameld bahwa esensialisme ialah aliran yang lahir dari perkawinan dua aliran dalam filsafat yakni idealism dan realism.   Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia Kata esensialisme terdiri dari dua kata yaitu   esensi   berarti hakiakat, inti, dasar. Dan ditambahkan menjadi   esensial   yang berarti sangat perlu, sangat berpengaruh. Esensialisme didasari atas pandangan humanisme yang merupakan reaksi terhadap hidup yang mengarah pada keduniawian, serba ilmiah dan materialistik. Selain itu juga diwarnai  oleh pandangan-pandangan dari paham penganut aliran idealisme ...

Resume: Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social

Nama : Suhardi Aldi Nim     : 1614042011 Hakikat manusia sebagai makhluk alamiah dan makhluk social 1.     Pendidikan kegiatan khas manusia. 2.     Anak didik (manusia) komponen sentral dalam sistem pendidikan. 3.     Konsep pandangan guru tentang hakikat anak, menentukan strategi praktek pendidikannya. 4.     Pandangan yang benar dan jelas tentang hakekat anak akan terhindar dari akses dampak negative      perkembangan iptek yang pesat. Manusia bisa di didik dan manusia Animal (educandum) yang butuh pendidikan (Animal Educable). Berbeda dengan hewan, yang hanya bisa dilatih namun tidak bisa di didik. Oleh karena itu manusia harus memerlukan pendidikan untuk menjadi manusia, inilah esensi untuk memanusiakan manusia. A. Lapisan perilaku makhluk :   An organis (tunduk pada hukum alam) dan organis, dikuasai oleh hukum alam dan hukum sebab   akibat. Tidak ada yang mampu mengalahk...